Skip to main content

Posts

Showing posts with the label filosofi

Filosofi Tarian Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta yang berada di titik tengah menggambarkan kehidupan manusia yang telah mapan-dewasa dan akhir filosofi paraning dumadi yaitu kehidupan langgeng di alam akhirat setelah kematian disimbolkan dengan Lampu Kyai Wiji di Gedhong Prabayeksa yang tak pernah padam sejak Sultan Hamengku Buwana I. Sultan Hamengku Buwono I sebagai tarian sakral di Keraton Yogyakarta. Menguak Filosofi Jawa Dalam Tari Bedaya Dan Serimpi Halaman 1 Kompasiana Com Beksan dalam Bahasa Jawa berarti tarian sedangkan Wanara dalam bahasa Sansekerta berarti masusia berekor monyet. Filosofi tarian keraton yogyakarta . Tarian ini menceritakan Arjuna yang banyak diterpa godaan saat bertapa di Indrakila. Diantara godaan tersebut ialah dengan dikirimnya bidadari-bidadari cantik oleh Indra yang diperintahkan untuk menggoda Arjuna agar pertapaannya gagal. Konsep ini pada periode kerajaan Islam tidak menempatkan raja pada kedudukan yang sama dengan Tuhan. Keraton Yogyakarta Singgasana Sultan yang Penu...